FF : Our Problem Part 4

Author : putry_1602/Lee ji rim

Title : Our Problem

Genre : Chapter,Comedy,Romance,etc

Main cast :

Lee Donghae
Im Yoona
Other Cast : Find them.

Rating : PG-17

——————————————————————–

Before

Ting tong ..

Adu mulut mereka terhenti akibat bunyi bel yang berbunyi menggema di seluruh ruangan. Yoona memandang Donghae kesal dan beranjak menjauh menuju kearah pintu.

“ini siapa lagi malam-malam bertamu?” gerutu Yoona sambil membuka pintu dan tersentak kaget.

“annyeong!” seru tamu tersebut.

“Sooyoung-ah,wae geure?” tanya Yoona heran.

“setiap aku kerumahmu pasti kau menanyakan itu,bukannya menjawab sapaanku.” Gerutu Sooyoung mempoutkan bibirnya.

Yoona tertawa hambar “annyeong,Sooyoung-ah! Ada apa kau kesini?” tanya Yoona dan pandangannya beralih pada koper yang berada disebelah Sooyoung.

Yoona mendongak memandangi Sooyoung seolah meminta penjelasan.
“bolehkah aku menginap dirumahmu? Jebal..” pelas Sooyoung memohon.

Yoona terlonjak kaget “BWO?! Menginap?!” pekiknya.

 

Start ^o^//

 

Sooyoung menutup telinganya mendengar teriakan Yoona. “kenapa kau selalu saja berteriak? Ini bukan hal yang besar.” Cibir Sooyoung.

“kenapa kau mau menginap dirumahku? Ani..maksudku kenapa kau pakai acara menginap?” panik Yoona.

Sooyoung menunjukkan cengiran khasnya “orang tuaku dan Kyuhyun oppa pergi ke jeju,jadi aku sendirian dirumah. Kau tahukan kalau aku paling takut sendirian.” Terang Sooyoung.

“tapi kenapa dirumahku? Kenapa tidak dirumah Yuri?” tanya Yoona lagi.

“aku takut dengan appa Yuri,dia menyeramkan. Jadi tidak ada pilihan selain rumahmu.” Jelasnya.

Yoona menghela nafas “kenapa tidak pinta kami saja yang menginap dirumahmu?”

“aku tidak kepikiran sampai situ. Ayolah,Yoong~…jebal..” pelas Sooyoung memasang wajah memohon.

Yoona terlihat tengah berpikir keras dan menghela nafas panjang “baiklah..”

Sooyoung bersorak dan terlihat sangat senang selain karena Yoona memperbolehkannya menginap karena ini merupakan pertama kalinya ia menginap di rumah Yoona,Yoona termasuk sangat tertutup tentang rumahnya.

Sooyoung menarik kopernya dan bersiap-siap masuk kedalam namun dengan segera Yoona menahannya.

“tunggu sebentar. Kau tunggu disini dulu,rumahku sangat berantakan biar ku bersihkan dulu.” Yoona menahan tubuh Sooyoung.

Sooyoung mengernyit “gwenchana,kau juga tahu bagaimana berantakannya rumahku.” Sooyoung kembali hendak masuk namun Yoona kembali menahan tubuhnya.

“tunggu sebentar,hanya 5 menit.” Yoona segera masuk dan menutup pintu rumahnya. Meninggalkan Sooyoung yang memasang wajah bingung dan heran.

Mendengar derap langkah kaki,Donghae mengalihkan pandangannya ke arah tv. Yoona menghampirinya dan dengan segera menarik tangan Donghae.

Donghae menatap Yoona heran dan menarik kembali tangannya “wae geure?”

“ppaliwa,cepat masuk ke kamar!” titah Yoona kembali menarik tangan Donghae.

Donghae beranjak dari duduknya namun diam ditempat menatap Yoona bingung. Yoona menghela nafas kasar.

“Sooyoung akan menginap disini malam ini.” Terangnya membuat Donghae membulatkan kedua matanya.

“BWO! Kau gila? Kenapa kau mengizinkannya?!” seru Donghae panik.

“nanti ku jelaskan,sekarang cepat masuk ke kamar!” Yoona menyeret tubuh Donghae ke kamar “oppa,diam disini saja.” Titah Yoona menutup pintu kamar.

Dengan cepat Yoona berlari menuju pintu depan dan membukanya sambil mengatur nafasnya yang ngos-ngosan akibat berlari.

Sooyoung menatap Yoona heran “kau habis marathon,ya?”

“hah..hah..silahkan masuk.” Ucap Yoona membukakan pintu lebar-lebar.

Sooyoung memasuki rumah Yoona dan berjalan menyelusuri tiap ruang dirumah itu dengan Yoona yang berada di depannya. Mereka menaiki tangga menuju ke lantai 2 dan berjalan menuju sebuah kamar yang terdapat di pojok lorong.

Yoona membukanya dan dapat terlihat ruangannya yang lumayan besar dengan perabotan yang cukup lengkap dengan berdominasinya warna putih dan biru.

“wah,yeppuda.” Kagum Sooyoung mengamati isi kamar itu.

“kau bisa menggunakan kamar ini,ini merupakan kamar tamu.” Terang Yoona.

“kamar tamu? Kenapa kita tidak tidur dikamarmu saja?” bingung Sooyoung.

Yoona tersentak “ehh,itu karena kamarku sangat berantakan sekali dan tidak sempat ku bersihkan.” Terang Yoona.

Sooyoung mengangguk mengerti dan menghempaskan tubuhnya ke kasur bersamaan dengan helaan nafas berat dari Yoona.

Di tempat lain-

Di dalam kamar,Donghae sibuk berjalan bolak-balik persis seperti setrika di depan pintu.

“aish,kenapa teman Yoona itu menginap disini? Bagaimana kalau dia tahu kalau Yoona sudah menikah?” pikir Donghae khawatir.

Clekk

Donghae mendongak dan mendapati Yoona masuk ke dalam kamar.

“cepat jelaskan padaku.” Titah Donghae menatap tajam Yoona.

Yoona menghela nafas kasar “dia sendirian dirumah dan dia paling takut sendirian jadi dia memutuskan untuk menginap disini.” Terang Yoona.

“bukannya temanmu itu ada satu lagi? Kenapa tidak di rumahnya saja?” tanya Donghae.

“appa Yuri sangat menyeramkan,jadi dia takut untuk kerumah Yuri.” Jawab Yoona.

Donghae menghela nafas pelan “berapa hari dia menginap?”

“sepertinya 2 hari.”

“bwo,2 hari? Tidak bisa! Kau harus mengusirnya,1 hari saja membuat kita susah apalagi 2 hari. Lama-lama nanti dia akan tahu rahasia kita,Yoong.” Khawatir Donghae.

“arasso,nanti ku bicarakan padanya. Lebih baik oppa disini saja,jangan kemana-mana.” Ucap Yoona.

Donghae mempoutkan bibirnya “kau ingin mengurungku di sini? Bisa-bisa aku mati disini.” Seru Donghae tidak terima.

“dan juga aku belum makan.” Sambung Donghae cemberut.

Yoona tertawa pelan melihat tingkah kekanakan suaminya itu.

“aku akan memasak dan akan mengatarkannya kesini. Jadi tunggu saja,arasso?” Yoona mengelus rambut Donghae layaknya seorang ibu kepada anaknya.

Donghae melepas tangan Yoona dari kepalanya “aku bukan anak kecil.” Gerutunya.

“tapi bagiku kau tetap anak kecil,oppa.” Terang Yoona beranjak keluar kamar.

-Skip time-

“Yoong,apa kau tidak kesepian tinggal sendirian?” tanya Sooyoung memandangi Yoona di sebelahnya.

Kini mereka tengah bersantai menonton tv di ruang tengah.

“aku sudah terbiasa.” Jawab Yoona.

“walaupun terbiasa pasti ada saat dimana kau merasa kesepian.” Ucap Sooyoung mengalihkan pandangannya kedepan.

Yoona tersenyum kecil “benar,terkadang aku merasa seperti itu dulu.”

Sooyoung mengernyit “dulu?” ulangnya.

Yoona tersadar dengan ucapannya.

“eyy,benarkan pasti kau sudah memiliki namjachingu. Cepat katakan padaku siapa.” Paksa Sooyoung.

“ani,aku tidak memiliki namjachingu maksudku tadi aku tidak merasa kesepian karena aku sudah memiliki kalian sebagai sahabatku.” Sergah Yoona.

“jinjja?” Sooyoung melirik Yoona.

“sungguh.” Ucap Yoona menyakinkan.

Sooyoung mengangguk “arasso,aku percaya.”

Suasana sunyi menyelimuti mereka hanya terdengar bunyi yang dihasilkan tv.

“saat ini oppa sedang apa? Kasian sekali,pasti dia merasa bosan sekarang.” Batin Yoona.

“ini sudah larut,lebih baik kita tidur.” Ucap Yoona memecah kesunyian yang sempat menghampiri mereka.

Sooyoung mendongak memandangi Yoona yang beranjak dari duduknya “kita akan tidur bersama kan?” tanyanya.

Yoona memandangi Sooyoung “tidak,kau tidur dikamar tamu dan aku tidur di kamarku.” Jelas Yoona.

Sooyoung memasang wajah kecewa “kukira kita akan tidur bersama. Ayolah,kita sangat jarang tidur bersama lagipula kau kan tahu aku takut sendirian.” Pinta Sooyoung menunjukkan puppy eyesnya.

‘waktu dirumahmu,kau tidur sendiriankan?” heran Yoona.

“itu kan karena sudah terbiasa tidur sendirian di kamarku sendiri,sedangkan ini aku tidur dirumahmu.ini berbeda.” Ucap Sooyoung

Yoona menghela nafas ‘tidak usah takut,dirumahku tidak ada hantunya.” Bujuk Yoona.

Sooyoung menggeleng cepat “shirreo! Ayolah,jebal…” paksanya.

Yoona terdiam tengah berpikir “kalau aku tidur dengan Sooyoung,Donghae oppa bagaimana?” pikirnya.

“ayolah,Yoong~” pelas Sooyoung memegangi tangan Yoona.

“baiklah,baiklah” akhirnya Yoona luluh.

Skip time

“hufft,Sooyoung sudah tidur tapi aku masih belum bisa tidur. Bagaimana dengan Donghae oppa,apa dia sudah tidur?” batin Yoona

Secara perlahan Yoona beranjak dari tempat tidur,tidak ingin membangunkan Sooyoung. Dengan berjalan mengendap-ngendap,ia membuka pintu kamar dan beranjak keluar kamar.

“syukur saja Sooyoung tidak bangun.” Lega Yoona.

Krekk

Yoona memasukkan setengah kepalanya ke dalam kamarnya dan Donghae,mengintip apakah Donghae sudah tidur atau belum namun justri ia mendapati Donghae yang tengah berada di beranda kamar.

Yoona berjalan menghampiri suaminya itu “oppa,belum tidur?” tanyanya.

Donghae menoleh sekilas “aku tidak bisa tidur.” Jawabnya.

“waeyo?” tanya Yoona

“karena aku tidak bisa tidur apabila sendirian.” Terang Donghae.

Yoona memandangi wajah Donghae “jinjja?”

“mungkin karena aku sudah terbiasa tidur denganmu” ucap Donghae memandangi langit-langit malam.

Yoona tersenyum lembut dan menautkan jari-jarinya ke tangan Donghae membuat Donghae menoleh memandanginya seolah bertanya.

“bukannya oppa bilang akan tidur apabila ada aku. Sekarang kita tidur,kajja.” Ajak Yoona menarik tangan Donghae.

Donghae membiarkan dirinya ditarik Yoona dan menyuruhnya untuk duduk di pinggir kasur.

“nah,sekarang oppa tidur. Aku akan menemani oppa hingga oppa tidur.” Ucap Yoona beranjak menaiki tempat tidur dan merebahkan tubuhnya.

Donghae hanya diam dan ikut merebahkan dirinya. Ia menyampingkan tubuhnya menghadap Yoona.

“wae? Sudah cepat tidru,ini sudah larut. Tenang saja aku tidak akan kemana-mana sampai oppa tidur.” Ucap Yoona mengeratkan selimut ke tubuh Donghae.

Donghae mendekatkan tubuhnya dan memeluk Yoona erat.

“kenapa memelukku? Aku jadi tidak bisa bergerak.” Keluh Yoona didalam dekapan Donghae.

Donghae memejamkan matanya “bukannya kau bilang akan menemaniku tidur?”

“aku bilang menemani oppa sampai tidur bukan tidur dengan oppa.” Jelas Yoona.

“sudahlah,diam. Aku ingin tidur.” Ucap Donghae mengeratkan pelukannya.

Yoona hanya mendengus mendengar ucapan Donghae. Bukannya tidur Yoona malah memandang intens lekuk wajah suaminya itu.

“aku baru sadar kalau Donghae oppa sangat tampan.” Batinnya sambil membiarkan jarinya dengan bebasnya menyelusuri wajah Donghae.

“sudah puas memandangiku,Nyonya Lee?” bibir yang tengah dipandangi Yoona kini bergerak menandakan sang pemilik sudah bangun.

Yoona segera memejamkan matanya bersamaan dengan terbukanya kedua mata Donghae. Donghae memandangi yeoja yang tepat di depan wajahnya kini,seulas senyum terukir diwajahnya.

Cuph “saranghae” bisik Donghae lembut seusai mencium singkat bibir Yoona dan kembali memejamkan matanya.

Skip time

Jam menunjukkan jam 7 pagi yang ditandai dengan matahari yang sudah mulai menunjukkan dirinya.

“engg~” Sooyoung meregangkan tubuhnya dan membuka matanya perlahan berusaha menyesuaikan sinar yang masuk ke rentinanya.

“untung saja hari ini hari minggu.” Gumannya seusai melihat jam yang terletak di samping tempat tidurnya.

Ia beranjak bangun dan seperti tersadar sesuatu,ia menolehkan kepalanya ke kanan dan kiri seperti tengah mencari seseorang.

“kemana dia?” pikirnya beranjak dari tempat tidur dan membuka pintu kamar mencari orang tersebut.

Di lain sisi-

Matahari sudah muncul dengan cerahnya namun terlihat 2 insan yang masih berada di alam mimpi mereka.

“eungg” Yoona mengerjab-ngerjabkan matanya.

Pemandangan yang pertama kali menyambutnya adalah sang suami yang masih tidur dengan wajah damainya. Ia hendak beranjak bangun namun sesuatu tengah menindihnya,ia melirik sekilas dan mendapati kaki sang suami yang tengah mengunci tubuhnya.

“oppa,irreona!” seru Yoona

Donghae secara perlahan membuka kedua matanya “wae?” tanyanya dengan suara parau.

“lepaskan pelukanmu,aku tidak bisa bangun.” Pinta Yoona.

Bukannya melepaskan,Donghae justru semakin mengeratkan pelukannya seolah tidak ingin membiarkan Yoona pergi.

“oppa!” seru Yoona keras.

“bagaimana kalau Sooyoung sudah bangun? Nanti dia akan mencariku,jebal lepaskan oppa~” rengek Yoona dengan puppy eyesnya.

Donghae menatap wajah Yoona dan menunjuk bibirnya “morning kiss”

Yoona mendengus “selalu saja,kalau aku melakukannya oppa harus melepaskan ku,eo?” ancam Yoona.

Donghae memejamkan kedua matanya bersamaan dengan wajah Yoona yang mendekati wajahnya.

Krekk ..

Sontak Yoona menoleh ke sumber suara dan terkejut melihat Sooyoung yang juga terkejut melihat pemandangan di depannya itu.

“Sooyoung-ah!” pekik Yoona mendorong tubuh Donghae dan segera beranjak bangun dan menghampiri Sooyoung.

 

-TBC-

 

note : annyeong ^^ setelah sekian lamanya fakum dari dunia fanfic,akhirnya aku bisa juga melanjutkan ff yang satu ini. sebelumnya aku mau minta maaf buat para reader yang suka ma ff ini krna harus nunggu lama bgt,skli lagi maaf (‘-‘v) soalnya akhir-akhir ini lagi sibuk-sibuknya sama urusan sekolah apalagi bentar lagi mau UTS -_- (curhat).

tapi aku ini udah nyempatin ngelanjutin ff ini,berharap banyak yang suka seperti part sebelum-sebelumnya🙂 satu lagi,gumawo buat reader yang udah comment di fanfic-fanficku ^^~. mungkin itu aja yang pengen aku bilangin,pokoknya happy reading aja dan jangan lupa RCL. Annyeong ~^o^~

42 thoughts on “FF : Our Problem Part 4

  1. yaahhh…ketahuan deh,,,ap yg bkal terjadi ya?? wah wah makin seru nih,,,tp krena lma ngpostnya jd rada2 lupa loh jlan critanya..next

  2. aigooo , kekekk YH lucuu sekalii !!
    kasiann eohh , mereka kayanya ketauan , apakah yang akan terjadii setelah ini , di tunggu part selanjtnya thorr🙂

  3. Aish…Itu tbc tbc tbc menyebalkan,lagi baca serius n0ngol tuch kata😦

    waaa…yoonhae ketauan nich,gimana sama reaksi si soo ya??
    Next partnya ditunggu thor,tapi panjangin lagi dong yang ini pendek.
    Jangan lama2 ya.,.

  4. aduhduh itu tbc kenapa muncul disaat tidak tepat huhu </3 nah lo! soo pasti mencak2 dg berbagai pertanyaan tu ke yoonhae hmm kira2 mereka gimana ya ntarnya ckckck
    ditunggu lanjutannya ya thor~ gumawo!

  5. Hahaha!!!lucu jg y ketangkap basah tp kasian jg LoL
    sooyoung ada”aja permintaannya”
    kira” pa yg bkal terjd stlh soo tahu yoonv dh nikah??

  6. aigoo aigoo jangan sampe sooyoung tau ada donghae di sana
    thor kenapa pendek? padahal baru muncul tapi udah tbc aja ,huftt
    next part jangan lama lama ya

  7. wah daebak.
    Kira” sooyoung udah lihat yoonhae belum ya?
    Atau hae oppa malah terjatuh saat didorong yoong eonnie #soktau
    Huaaaaaa penasaran.

    Next ditunggu.
    Fighting.

  8. Aaah adegan terakhir lucu haha hampir saja. Si sooyoung ganggu aja hihi.
    Wah makasih nih author udah mau luangin waktunya buat bikin ff ini. Gomawo gomawo ^^

  9. maaf ya aku komennya disini yah…
    ffnya keren thor ceritanya menarik …
    gimana ya reaksi sooyoung klo tau ternyata yoona udah nikah ama donghae..

    next partnya jangan lama2 ya thor makin penasaran ama ceritanya

  10. akhirnya ada lanjutannya, sdh nunggu banget aku😀
    Waduh thor kurang panjang..hehehe TBCnya juga ga tepat. Hehehe
    Sangat ditunggu kelanjutannya, kalau bisa secepatnya ya, fighting!!^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s